Saranagamana

Saranagamana
Dalam perjalanan menapaki ajaran Buddha, terdapat satu landasan yang sering diucapkan namun belum tentu sepenuhnya dipahami, yaitu saraṇagamana—pergi berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha. Bagi sebagian orang, ia mungkin tampak sebagai bagian awal dari ritual keagamaan, sesuatu yang dihafalkan dan diulang tanpa banyak perenungan. Namun, bagi seorang praktisi Dhamma, Saraṇagamana sesungguhnya adalah fondasi batin yang menentukan arah seluruh kehidupan spiritual. Tanpa pemahaman yang mendalam tentangnya, praktik Dhamma berisiko kehilangan arah, menjadi rutinitas tanpa makna, atau sekadar identitas lahiriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *