Buddhayana
Buku Buddhāyana ini disusun sebagai sebuah upaya sederhana untuk menata kembali arah pemahaman terhadap ajaran Buddha di Indonesia—bukan melalui klaim kebenaran baru, melainkan melalui perenungan yang jujur dan membumi. Di dalamnya, Buddhāyana dipahami sebagai semangat nonsektarian yang berakar pada ajaran Buddha asali, terbuka pada keragaman budaya dan metode, serta teguh pada tujuan pembebasan.
Buddhāyana, sebagaimana dibahas dalam halaman-halaman berikut, bukanlah sekte, mazhab, atau identitas baru dalam Buddhisme. Ia adalah cara pandang, orientasi batin, dan semangat untuk kembali pada ajaran Buddha asali—ajaran yang berakar pada pembebasan dari duka, terbuka pada keragaman budaya dan metode, serta dewasa dalam menyikapi perbedaan. Pemahaman ini saya peroleh melalui perenungan atas sejarah kebangkitan Agama Buddha di Indonesia, keteladanan Sang Pelopor, serta pengalaman hidup dan praktik yang terus saya jalani sebagai seorang biku yang masih belajar.
Belajar Dhamma tanpa praktik ibarat tahu kimci itu khas korea tanpa pernah mencicipinya. Apa pedas, kacut, asin, manis dll. Semua yang kita tahu baru konsep. Tapi begitu satu sendok kimci masuk mulut kita dan kita k unyah dan makan barulah itu kebenaran hakiki. Selama ini Dhamma yang kita pelajari dan mengerti baru konsep bukan kebenaran hakiki sampai kita mencapai magga dan phala.